Berdasarkan sejarahnya, bulu tangkis dimainkan dengan kok dan raket yang berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu. Banyak orang menyebut-nyebut bahwa olahraga ini berasal dari Republik Rakyat Tiongkok yang terinspirasi dari permainan jianzi. Permainan ini berupaya agar kok tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Sementara di Inggris pada zaman pertengahan sangat populer permainan anak-anak yang disebut battledores dan shuttlecocks. Pada zaman tersebut anak-anak biasanya akan memakai dayung/tongkat (battledores) dan menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya agar tidak menyentuh tanah.
Oiya, permainan ini cukup populer dilakukan di jalan-jalan London pada tahun 1854. Sepanjang perkembangannya, bulutangkis memiliki lima partai yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Kompetisi Bulutangkis
Mengenal cabang olahraga bulutangkis juga harus mengetahui kompetisinya. Kompetisi tingkat internasional bulutangkis sudah banyak diselenggarakan oleh Badminton World Federation (BWF), seperti Piala Thomas yang merupakan partai beregu internasional putra utama pertama kali diadakan pada 1948, dan Piala Uber yang merupakan pertandingan khusus putri yang pertama kali diadakan pada 1956. Kompetisi kedua perlombaan ini diadakan setiap dua tahun. Ada pula Piala Sudirman yang merupakan pertandingan tim internasional nomor beregu campuran diadakan setiap dua tahun yang dimulai pada tahun 1989. Selain itu bulutangkis dipertandingkan di Olimpiade Musim Panas 1972 dan 1988.
Untuk kancah Asia sendiri ada Asian Games yang merupakan ajang multi event pertandingan olahraga yang salah satu pertandingannya adalah bulutangkis. Sejak dipertandingan bulutangkis diselenggarakan pada Asian Games (1962), Indonesia jarang sekali tidak mendapatkan medali pada cabang olahraga ini.Whoaaa, kebayang nggak sih betapa hebatnya atlet-atlet Indonesia untuk cabang ini. Duh, pengen banget nonton nih!
Perkembangan Bulutangkis di Indonesia
Anyway, kabarnya bulutangkis makin berkembang pasca kemerdekaan. Indonesia sempat berjaya pada banyak turnamen bulutangkis internasional, salah satunya adalah saat di ajang Asian Games pada tahun 1962 Indonesia memiliki Tan Joe Hok yang berhasil meraih medali emas Asian Games untuk partai tunggal putra. Wow, hebat banget kan!
Pada ajang Asian Games (1962-2014) prestasi bulutangkis Indonesia di Asian Games paling banyak disumbangkan oleh cabang olahraga bulutangkis dengan perolehan medali sebanyak 91 (26 emas, 25 perak, dan 40 perunggu). Nah, aku sudah nggak sabar lagi nih menanti-nanti pertandingan bulu tangkis di Asian Games 2018 ini. Ayo, siapa yang mau nonton bareng?
Salam,
Beeoni